MLM just like other business
Multi Level Marketing pada dasarnya tidak lah berbeda dengan model-model bisnis yang lain, karena pada prinsipnya adalah pendistribusian produk hingga ke pelanggan. Bila cara konvesional mendistribusikan produk dari produsen ke grosir, ke suplier, terus ke retail ,kemudian ke outlet, and hingga ke customer, dengan MLM produk dari produsen di teruskan oleh distributor-distributornya ke customer, dimana distributor tersebut adalah yg juga seoarang customer. Dan sekiranya si distributor distributor itu mnendapatkhan fee adalah wajar sama halnya si grosir dan si retail mendapatkan keuntungan dari jasanya dalam mendistribusikan produknya ke Customer.
Mengenai Produk, banyak pula produk produk murah yg dipasarkan lewat cara konvesional berakhir dengan harga tinggi, contohnya ada alat pelangsing yg notabene cuman alat penggetar bisa dijual dengan harga tidak kurang dari 3 juta rupiah. Pada intinya sama halnya dengan cara distribusi yang lain, ANDA sebagai customer pun berhak untuk memilah produk produk dengan kualitasnya.
Banyak Produk produk dengan kualitas terbaik yang dijual oleh perusahaan MLM bereputasi baik.
Bisnis MLM sama dengan bisnis konvensional!
Betul! Coba kita ambil contoh apabila ada 10 orang masing-masing membuka usaha rumah makan, tidak akan semua ke 10 orang tersebut akan sukses dengan usaha rumah makan tersebut, dan di sisi lain akan ada orang yang akan sukses dan terus berkembang dengan usaha rumah makannya tersebut, nah yang perlu dipertanyakan di sini apakah usaha rumah makannya yang memang tidak bagus atau para pengusahanya yang tidak bagus?
Begitu juga dengan bisnis MLM ada yang sukses dan berkembang terus dan disisi lain ada banyak yang gagal! Berarti bukan usahanya yang jelek tapi para pemain bisnis tersebut yang memang tidak bisa mengelola bisnisnya dgn baik dan benar, buktinya banyak usaha MLM terus berkembang dan bahkan bisa mencetak banyak jutawan-jutawan baru!
Hanya saja awalnya kita memang harus pintar memilih MLM yang baik dan benar, baik itu dari segi produknya yang berkualitas dan Marketing Plannya yang mempunyai prinsip sama-sama menguntungkan.Nah, kebanyakan orang-orang yang belum berhasil di MLM menjelek-jelekkan citra MLM itu sendiri karena mereka gagal, dan sekali lagi bukan MLM-nya yang jelek tapi para pelaku bisnis yang gagallah yang tidak bisa mengelola bisnisnya dengan benar!
Saat ini ada beberapa MLM yang berada di papan atas bisnis MLM di Indonesia dan dunia!
MLM yang baik adalah bila mampu membuat perubahan terhadap orang yang menjalankannya. Semangat adalah salah satu yang kita butuhkan untuk memulai dan melakukan sesuatu. Dengan semangat orang bisa berkreasi dan membangkitkan alam bawah sadar dengan baik.







0 komentar:
Posting Komentar